Senin, 07 Desember 2015

Rehat,,,, bagi yang ingin senyum.... :D

Bejo murid SD

1⃣Komunikasi

Guru: "Bejo! Di mana letak Jantung?"
Bejo: "Gak tau, Pak."
Guru: "Bodoh! Keluar!"
*keluar sebentar dan masuk lg*
Bejo: "Pak, di luar juga gak ada Jantung."
Guru: 😠

2⃣Ngerjain PR
Guru: "Kenapa telat?"
Bejo: "Saya dicopet, Bu"
Guru: "Terus kamu ga apa-apa?"
Bejo: "Ga apa-apa, Bu."
Guru: "Apa yang hilang?"
Bejo: "Buku PR, Bu."
Guru: 😩

3⃣Lupa Pelajaran
Guru: "Siapa yang ingat pelajaran minggu lalu?"
*hening*
Guru: "Bejo? Kamu ingat?"
Bejo: "Sudahlah, Bu! Yang lalu, biarlah berlalu."
Guru: 😳

4⃣Nyontek
Guru: "Bejo, jangan nyontek!"
Bejo: "Gak, Pak."
Guru: "Terus ngapain nengok-nengok ke Erby?"
Bejo: "Ini soal-soalnya kayaknya sama, Pak. Jadi, saya cuma mencocokkan jawaban!"
Guru: 😡

5⃣Curang
Guru: "Oke, siapa yang bisa jawab, boleh pulang."
*Bejo lempar tas ke jendela*
Guru: "Siapa yang lempar tadi?"
Bejo: "Saya, bu! Horee bisa pulang!"
Guru: 😰

6⃣Merokok
Ergy: "Jo, lu kok ngerokok mulu?"
Bejo: "Emang kenapa?"
Ergy: "Gak takut mati apa?"
Bejo: "Tenang, gw bawa korek! Klo mati, gw nyalain lagi!"
Ergy: 😁

7⃣Ajaran Ortu
Guru: Bejo, setelah 7 berapa?"
Bejo: "8, 9, 10, Bu."
Guru: "Bagus! Siapa yang ajarin?"
Bejo: "Bapak aku, Bu."
Guru: "Terus, setelah 10 apa?"
Bejo: "Jack, Queen, King, Bu!"
Guru: 😫

8⃣Dukungan Keluarga
Bapak: "Bejo, klo UAN ini kamu gagal lagi, ga usah kenal sama Bapak!"
..........*Setelah UAN* .........
Bapak: "Bejo, gimana UAN kamu?"
Bejo: "Maaf, bapak siapa, ya?".      😛

Sabtu, 05 Desember 2015

Hukuman Bagi Pelaku Bunuh Diri


Hukuman Bagi Pelaku Bunuh Diri





Hidup di dunia memang butuh pengorbanan; yaitu pengorbanan untuk bisa masuk surga.
Para ulama’ mengatakan, “di dunia ini tidak ada kata istirahat, istirahat hanya ada jika engkau telah memasukkan kakimu ke dalam surga. Sekarang adalah waktunya untuk beramal, namun di akhirat, bukan lagi waktunya untuk beramal, yang ada hanyalah hisab, yakni pertanggung jawaban atas amal yang kita kerjakan di dunia ini”.
Oleh sebab itu, tahanlah derita atau beban yang telah dibebankan untukmu berupa amalan-amalan saleh serta tidak menoleh kepada kelezatan-kelazatan dunia (maksiat) yang hanya sesaat.
Jangan sampai beban atau ujian-ujian yang ada di dunia ini membuatmu  lelah, bosan lalu ingin bunuh diri. Tidakkah engkau tau bahwa bunuh diri itu merupakan dosa yang sangat besar, perhatikanlah sabda Nabi nerikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ:
قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم :مَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ بِحَدِيْدَةٍ فَحَدِيْدَتُهُ فِي يَدِهِ يَتَوَجَّأُ بِهَا فِي بَطْنِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيْهَا أَبَدًا. وَمَنْ شَرِبَ سُمًّا فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَهُوَ يَتَحَسَّاهُ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيْهَا أَبَدًا. وَمَنْ تَرَدَّى مِنْ جَبَلٍ فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَهُوَ يَتَرَدَّى فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيْهَا أَبَدًا

Hadis riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, ia berkata:
“Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Barang siapa yang bunuh diri dengan benda tajam, maka benda tajam itu akan dipegangnya untuk menikam perutnya di neraka Jahanam. Hal itu akan berlangsung terus selamanya. Barang siapa yang minum racun sampai mati, maka ia akan meminumnya pelan-pelan di neraka Jahanam selama-lamanya. Barang siapa yang menjatuhkan diri dari gunung untuk bunuh diri, maka ia akan jatuh di neraka Jahanam selama-lamanya”. (HR. Muslim)

Semoga bermanfaat,  wallohu a’lam…..

Jumat, 04 Desember 2015

Pandai-Pandailah Dalam Memilih Teman…!!!

Pandai-Pandailah Dalam Memilih Teman…!!!



Manusia memang dikatakan sebagai makhluk sosial, yang satu sama lainnya saling membutuhkan, maka manusia tidak akan bisa hidup sendirian. Namun ada hal penting yang harus diketahui yaitu ketika kamu memilih teman. Karena tanpa teman, serasa hidup ini tidak sempurna, namun dibalik semua itu,engkau harus pintar dan jeli dalam memilih teman hidupmu, karena teman memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kehidupanmu, ia bisa menyeretmu ke surga, tetapi ia bisa saja menyeretmu juga ke dalam neraka.

Oleh karena itu, dikatakan dalam sebuah hikmah arab;

الصاحب ساحب

Artinya : “teman itu adalah tukang seret (bisa menarikmu kemana saja).”
Maka dari itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berpesan kepada umatnya:

المرء على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل

Agama Seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah, no. 927)

Timbanglah teman-temanmu dengan timbangan islam, jika sesuai, maka bergaullah dengannya, namun jika tidak, jangan coba-coba dekati.

Semoga bermanfaat, wallohu a’lam…………..


By: Ilman Hady

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger templates

Blogger news

Blogroll

About

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design Downloaded from Free Blogger Templates | free website templates | Free Vector Graphics | Web Design Resources.