Kisah Berbakti Kepada Kedua Orangtua
====================================
Sangat Sedih Rasanya Saat Orang Tuaku Berkata Kepadaku: “Terima Kasih ya Nak Atas Pemberiannya…”
Berbaktilah Sebelum Terlambat…!!!
Dari kajian Ustadz Abu Abdillah Ahmad Zainuddin, Lc
Si Fulan berkata kepada penulis: ” Hati saya sangat sakit sekali, perasaan saya hancur, sedih, malu, haru, semua rasa bercampur, ketika orangtua saya berkata kepada saya: “Terima kasih ya nak…, atas pemberiannya “,
Penulis bertanya: ” Coba ceritakan dari awalnya, mungkin akan lebih jelas kejadiannya “.
Si Fulan kemudian bercerita: ” Ceritanya, orangtua saya minta dikirimi uang dalam jumlah tertentu, dan mereka berkata: “Kirimkan segera ya..”, maka hari itu saya langsung transfer permintaan tersebut kepada orangtua saya, besoknya saya telpon orangtua untuk memberitahukan bahwa uangnya sudah ditransfer, saya berkata kepada orangtua: ” Semoga bermanfaat “, mereka menjawab: ” Uang yang kamu kirim itu sebenarnya, untuk beli celana panjang bapakmu, karena bapakmu mempunyai celana cuma satu, yang hijau itu aja, padahal beliau sering ikut kajian Islam, kalau celana kotor, maka beliau tidak bisa ikut kajian, yang jelas terima kasih ya nak…atas pemberiannya “.
Si fulan pun terdiam sejenak sambil mengatur nafas, menahan tangis, kemudian dia berkata: ” Semoga orangtua saya diampuni oleh Allah Ta’ala dari segala dosa dan kesalahan serta diberikan husnul khatimah di akhir hidup mereka, Allahumma amin “.
Kawan pembaca…
Cerita di atas adalah cerita nyata, penulis ketika mendengar cerita tersebut hanya bisa meneteskan air mata sambil mengingat-ingat ayat-ayat Al Quran dan hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tentang berbakti kepada kedua orangtua.
Semoga kisah ini bisa memotivasi kita untuk selalu berbakti kepada kedua orang tua kita, wallohu a’lam….




0 komentar:
Posting Komentar